BUSTAMAN UNTUK DUNIA

(Tengok Gebyuran Bustaman)
pameran art project 12 seniman terpilih 20-28 April di Rumah Pemotongan Hewan Gallery.
Moch. Hasrul (Jakarta), Arsita Iswardhani (Teater Garasi-Yogyakarta), Pop Corn ( Surabaya), Gracia Tobing (Bandung), Propagandasmu (Magelang), Deny Denso, KolaSemauku, Five Miles Stereo, Resto SAMkru, roPIG, Gump n Hell, Hananingsih Widhiasri (Semarang).
.
Kp Bustaman, Purwodinatan, Semarang, Jawa Tengah
.

NARASI KURATORIAL
Bustaman untuk Dunia, adalah tema yang diangkat dalam Tengok Bustaman IV ini. Isu ini mengelaborasi nama kampung yang menisbat pada sosok Kertoboso Bustam yang merupakan leluhur beberapa tokoh berpengaruh di nusantara. Kiprahnya sebagai penerjemah membuatnya mendapat kekayaan dan jabatan di era Hindia Belanda tak terkecuali sepetak tanah yang sekarang menjadi nama kampung: Bustaman. Salah satu keturunannya, Raden Saleh juga dianggap memberikan kontribusi harumnya nama Bustaman sebagai nama leluhur. Tak heran warga kampung menjadikan sosok ini sebagai totem yang energinya memberi daya hidup pada kampung. Jejaring kekerabatan dan silsilah serta peran serta mereka inilah yang akan menjadi tema sentral dalam helatan kali ini yang dalam pelaksanaannya menjadi satu dengan Gebyuran Bustaman. Seperti diketahui Gebyuran Bustaman juga mendapat pengaruh dari energi Ki Bustam yang selalu menjadi kebanggaan kampung.

kurator: Iqbal Alma Ghossanaltofani

JADWAL
Sabtu, 20 April 2019
Soft Opening
19.30-22.30
Pentas Teater Lingkar (Lakon “KRETEG MBEROK”)
Minggu, 21 April 2019
15.00- 22.30
Bocah Kampung Sunat (Arak2an Tradisi Khitan Bustaman ), Sore Tenggelam, Tridhatu, Arsita Garasi, Ok Karaoke, Tesla Manaf
Senin, 22 April 2019
19.30 – Selesai
Pagelaran Puisi & Gurit Wong Semarang.
Rabu, 24 April 2019
19.30 – Selesai
Workshop Fotografi KFS (Komposisi foto & memaksimalkan kamera HP)
Kamis, 25 April 2019
19.15-22.30
Pengajian Habib Novel (Haul Kyai Bustam) “Silsilah Kertoboso Bustam”
Jum’at, 26 April 2019
08.00 – Selesai
Ziarah Kyai Bustam.
20.00 – 23.00
Pengajian Suluk Cengkir Semarangan
(Musik Religi & Dakwah )
Sabtu, 27 April 2019
15.30- Selesai
Pekakota Forum #42
“ReKreasi Budaya Kampung” bareng Rojab Abdillah, Budi Sudarwanto*, Adin Mbuh, Iqbal Algof, Ayah Hari dan segenap warga jaringan mitra pekakota
18.00 – Kampung Petengan (kuliner dalam kondisi listrik mati) diisi oleh Dengan Kata Lain, Citi & Urbaya, Direct Performance Art Oleh DPU, dan Eko Setiadi
Minggu, 28 April 2019
12.00 -17.305
Closing perang air suci diri GEBYURAN BUSTAMAN (ada ritual, band Samber Nyawa, Daya Ledak, Citi N Urbaya, Congyang dan kirab kampung)

Tinggalkan Balasan