Making Artist Fasilitasi Seniman Muda

Hysteria – Pekerjaan sebagai desain grafis seringkali masih dipandang sebelah mata. Anggapan miring inilah yang kadang membuat banyak para lulusan desain grafis kadang tak menekuni dunia ini. Mitos inilah yang sejak lama ingin dipatahkan Dina Prasetyawan, desainer grafis asal Semarang. Jerih payahnya untuk menembus kompetisi-kompetisi internasional telah mengantarkan dirinya makin mantap menekuni profesi ini.

Tak hanya Dina, ada juga Yulia Purnarisa, cewek asal Kendal yang juga menekuni dunia ilutrator sejak lama. Karya-karya mereka saat ini bisa dinikmati di Grobak Art Kos, Jalan Stonen nomor 29, Gajahmungkur, Semarang sejak 24 April- 1 Mei mendatang. Menampilkan berbagai desain yang pernah dimenangkan meraka, pameran yang dikonsep oleh Kristya Nugraha ini turut menggandeng Kreativity Meet Designer (KMD) dan juga Arief Hadinata. “Ini program divisi art lab Hysteria yang memfasilitasi para seniman muda untuk berani unjuk gigi,” kata Kristya pada media. Tercatat ada 57 karya yang dipajang berupa ilustrator, logo, dan komik yang pernah dihasilkan seniman.

Selain pameran, digelar pula sesi diskusi bersama para seniman usai penampilan musisi Antara Lain, dan DJ Hokage. Annisa Rizkiana Rahmasari (21) warga Ungaran yang menyempatkan diri melihat pameran mengaku mendapatkan banyak perspektif dari sesi diskusi bersama seniman. “Pengakuan Mas Dina yang meskipun desainer kerjanya nggambar-nggambar tapi mereka punya disiplin kerja yang cukup tinggi sehingga dapat hidup dari karyanya.” ujarnya. Annisa berharap kegiatan semacam ini sering sering diadakan untuk merangsang penciptaan kreatif para seniman pemula.

Tinggalkan Balasan