Pameran Nirkonsep

  • 1/16
  • 2/16
  • 3/16
  • 4/16
  • 5/16
  • 6/16
  • 7/16
  • 8/16
  • 9/16
  • 10/16
  • 11/16
  • 12/16
  • 13/16
  • 14/16
  • 15/16
  • 16/16

Hysteria – Sebuah pameran tidak selalu harus disajikan secara linear. Nirkonsep misalnya yang mengusung pameran foto di GAK (Grobak A[r]-t Kos) Jl. Stonen 29 Sampangan 21 mei lalu. Ada sekitar 19 karya yang ditampilkan dalam pameran itu. Semua karya didisplay di langit-langit rumah. Jadi bisa dipastikan para pengunjung akan mendongak ke atas untuk menikmati citraan visual.

‘Break d Wall (5 Dimensions) merupakan pameran kelompok pertama ini. Kosnep yang mereka usung yakni penerobosan batasan-batasan bahwa objek seni foto tidak hanya melulu yang indah-indah dan sedap dipandang mata saja. Objek foto bisa jadi sesuatu yang tidak penting namun sangat konseptual misalnya. Pameran yang dibuka Bu Atie (owner Galeri Bu Atie) ini menampilkan karya-karya antara lain: Bro Say Me, Bagas Bato, Tyok Hari, Helmy Yeef, dan Septian Yudha. Beberapa di antara mereka memang pemula namun ada juga yang memang mempunyai basis fotografer professional acara-acara wedding. Dan memang event ini merupakan event untuk menyuarakan idealisme mereka mengenai dunia foto.

Barangkali tidak ada yang baru dalam karya-karya mereka dalam dunia fotografi di Indonesia. Namun untuk wilayah Semarang memang belum banyak pameran foto yang mempunyai gagasan kuat baik dalam segi tema dan konsep. Untuk itu Break d Wall menurut Helmy selaku kepala kelompok Nirkonsep menjadi langkah pertama untuk mengkampanyekan fotografi konseptual di Semarang.

Selain pameran dalam rangkaian acaranya Nirkonsep yang bekerjasama dengan Hysteria menggelar berbagai acara diskusi dan screening. Di antara nara sumber yang akan datang adalah Wimo Ambala Bayang selaku direktur Mes 56. Mereka memaparkan pandangan mereka seputar dunia fotografi yang diimplementasikan dalam kegiatan-kegiatan Mes 56.
Untuk pamerannya sendiri akan ditutup 27 Mei 2010 dengan screening film dari koleksi Indonesian Visual Art Archieve

Tinggalkan Balasan