buat apa berkesenian di semarang?

  Peka Kota Hub adalah catatan perjalan dan pembacaan ulang tentang kecenderungan kerja kerja artistik dan kebudayaan Kolektif Hysteria beserta beberapa lingkaran jejaringnya selama kurun 13 tahun terakhir di Semarang. Bedah buku ini akan bersama-sama mengupas terobosan-terobosan dari praktik kolektif Hysteria yang mengusung gagasan emansipatif seni dalam masyarakat kontemporer. Dalam perjalanannya selama lebih dari 1

Read More...

Seni Rupa Kontemporer dan Relevansinya dengan Kota-Kota Kecil

#Gosip:Mandor01 “ Seni Rupa Kontemporer dan Relevansinya dengan Kota-Kota Kecil • Sejarah seni rupa kontempoter Indonesia selalu diasumsikan dimulai sejak lahirnya Gerakan Seni Rupa Baru yang pada tahun 1970an pasca Desember Hitam yang menolak definisi seni rupa terbatas pada seni lukis, patung dan grafis saja. Sejak saat itu praktik-praktik yang lebih beragam bermunculan, termasuk gerakan-gerakan

Read More...

seni untuk kota

Bagaimana sebuah inisiatif bertahan dan berkembang terutama di kota-kota yang tidak menjadi arus utama dunia seni kontemporer Indonesia? Pertanyaan itu tentu saja tak bisa dijawab dengan mudah. Tapi keberlangsungan Kolektif Hysteria dalam 13 tahun terakhir ini tentu menjadi catatan tersendiri. Sebagai pelaku sekaligus penyaksi langsung, naik turunnya kolektif, komunitas, kelompok, ruang (praktik) alternatif di Semarang,

Read More...

pre order pekakota hub

  tuduhan seni rupa kontemporer indonesia elit itu tentu problematis dan kontroversial. kita bisa berdebat panjang lebar definisidefinisi itu, tapi silakan gugling ‘sejarah seni rupa kontemporer indonesia’ dan mari diraba, selain wacana dominasi 3 kota, kota kota lain itu hanya penonton bukan? akui saja. secara umum begitu kan. pertama kita perlu mengakui ketimpangan itu, kedua

Read More...

Kemah Sastra IV: “Literasi Lokal di Antara yang Global”.

Kemah Sastra IV: Komunitas Lereng Medini bekerjasama dengan milis Apresiasi Sastra (APSAS) serta dibantu beberapa pihak akan kembali menggelar Kemah Sastra di Kebun Teh Medini Ngesrep Balong Limbangan Kendal pada 4-6 Mei 2018. Dalam Kemah Sastra IV kami mengusung tema besar, “Literasi Lokal di Antara yang Global”. Beberapa narasumber yang kami hubungi menyatakan bersedia hadir

Read More...