Street Have Own Rules

grobakhysteria.or.id – Adalah usaha untuk mempertemukan aktivis street art di Semarang yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. Bukan bermaksud untuk menyatukan, tetapi forum ini menjadi silaturahmi awal para street artis. Konon pertemuan ini menjadi embrio terbentuknya Bring No Clan yang berusaha meniadakan sekat-sekat dan sentiment dalam kelompok street artis di Semarang.

Read More...

Strategi Ranti di Common Room

grobakhysteria.or.id – Sebagai manajer program di Common Room (Bandung) Ranti Puji Agusti membagikan pengalamannya dalam membuat kegiatan di sana. Harus diakui bahwa pada masanya Common Room memang benar-benar menjadi ruang bersama tempat bertemunya insane kreatif dan kritis di Bandung. Ranti memberikan trik-trik untuk membuat program sehingga membuat ruang inisiatif seniman ini tetap sukses baik dengan

Read More...

Taring Padi Berbagi Kisah Melalui Buku

grobakhysteria.or.id – Tak hanya ingin menyimpan sejarahnya sendiri dalam desas-desus, Taring Padi menerbitkan buku sebagai rekam jejaknya selama 13 tahun terakhir. Buku berisi berbagai manifesto, rangkuman artwork, aktivisme, dan lain-lain itu kini bisa dinikmati oleh pecinta seni rupa Indonesia maupun manca negara. Di Hysteria, tak hanya launching buku, Taring Padi memberi workshop singkat tentang cukil

Read More...

Krisna Murti Inspirator

grobakhysteria.or.id – Tak semua seniman senior bermurah hati berbagi pengalamannya pada yang muda. Krisna Murti pengecualian. Tampil energik, menggebu-gebu dan semangat Krisna memberi kesan-kesan mendalam dalam forum buah tangan yang didesain sebagai ajang berbagi pengetahuan. Krisna yang tumbuh di Semarang, akhirnya memilih hijrah dan menekuni dunia video sehingga menyebut sejarah video art Indonesia, akan cacat

Read More...

Forum, Forum, Forum, Forum, Forum

“Yang Mau Maju Ayo Bareng Kami, yang Gak Mau, Tinggalkan”

grobakhysteria.or.id – “Kalau memang mereka sulit diajak maju, kenapa dipaksakan. Sekarang kereta mau berangkat, kalo mau mari naik, kalo nggak mungkin pengen naik KA berikutnya,” ujar Indra Budi dalam Buah Tangan#6 yang digelar di GAK, Stonen 29 Bendanngisor, Gajahmungkur, Semarang (23/3) lalu. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Indra yang mengatakan di masa jayanya dulu Power Slaves

Read More...