Sastra

Muasal Lobang Pertama, Para Penyintas Usia Muda, dan Bahasa Siap Pakai

Muasal Lobang Pertama, Para Penyintas Usia Muda, dan Bahasa Siap Pakai ‘bagaimana jika kita gagal mati muda? ya melanjutkan hidup. tapi hidup yang bagaimana?’ Hal terberat bagi saya dalam project puisi pertama ini adalah upaya mengakui dan membongkar luka. bahwa ada yang tidak baikbaik saja. hal ini sangat berbanding terbalik dengan aktivitas saya di berbagai

Read More...

Kecemasan Manusia Modern dan Hal-Hal yang Tak Selesai

~ Ardy Kresna Crenata ~ Majunya peradaban umat manusia kadung dicirikan oleh transformasi sosiologis dari masyarakat agraris ke masyarakat industri, dari masyarakat komunal yang begitu dekat dengan alam ke masyarakat individual yang begitu berjarak dari alam, dari masyarakat yang masih sangat mengandalkan tubuh untuk melakukan pemaknaan-pemaknaan ke masyarakat yang telah sangat bergantung kepada teknologi dalam

Read More...

Kohesi Sosial dan Perlunya Perubahan Paradigma Global

Adin Hysteria* Bagaimana keteraturan dipelihara dalam kondisi kontestasi lahan dan berbagai kesempatan yang kian sengit? Problem of order telah menjadi perhatian banyak ilmuwan sosial sejak dulu. Kita ingat industrialisasi di Inggris abad 18 membuat banyak orang memikir ulang apa kondisi alami bagi manusia dan masyarakat dan bagaimana disruptivitas terjadi bisa diminimalisir dampak buruknya. Renggangnya kohesifitas

Read More...

Arsip

Proyek Seni, Aktivasi Kampung dan Narasi Kota Bersama Adin Hysteria

Angga Wijaya (AW) berbincang dengan Adin Hysteria (AH) Mengenai bagaimana mulanya Hysteria sebagai komunitas menemukan praktik kesenian yang disebut sebagai proyek seni? Lalu bagaimana statement Adin mengenai posisi Hysteria dalam medan seni rupa? dan narasi mengenai kampung dan kota.     AW: Bagaimana mulanya Adin sebagai inisiator dan Hysteria sebagai komunitas menemukan praktik kesenian yang disebut

Read More...

Pengetahuan Perkotaan, Pengetahuan Perkotaan

Gerilya Seni di Kampung Urban

Sosok *Gerilya Seni di Kampung Urban* Oleh *ADITYA PUTRA PERDANA* Kompas, 14 Maret 2017 Dari satu komunitas sastra di kampus, Ahmad Khairudin (31) merangkul anak muda di Semarang, Jawa Tengah. Mereka berkarya nyata dan bergerilya membuka mata warga urban agar peduli pada pelbagai persoalan di kampungnya. Seni menjadi pintu masuk. “Saat kuliah, ketakutan terbesar saya

Read More...