Peka Kota Forum #52Kp. Bustaman merupakan salah satu kampung yang berada di Kota Semarang. Akibat dari pandemi membuat kegiatan perekonomian dan aktivitas bersama di kampung ini dibatasi, salah satunya di ruang publik kampung tersebut.Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kp. Bustaman sudah tidak aktif lagi tetapi sering digunakan ruang publik bersama di kampung tersebut dengan alakadarnya.Untuk
Bukit Buku Bazaar Festival HAM
FESTIVAL HAMPemkot Semarang feat Bukit Buku | Hysteria persembahkanSEMARANG WRITERS WEEK II‘ODE UNTUK KEMANUSIAAN’17- 21 NOVEMBER 2021OUDETRAP, KOTA LAMA SEMARANG BUKIT BUKU BAZAARLINE UP PENERBIT DAN TOKO BUKUBuku akik | Jbs | Interlude | Mata bangsa mata angin | Obor | Pocer | Beruang | Krisanbooks | Rua aksara | Bening Pustaka | Pelangi sastra
Bustaman untuk Dunia Sedoot
Telah terbit! BUSTAMAN UNTUK DUNIAKatalog Post Event Tengok Bustaman #4 2019114 halaman, 15 x 19,5 cm Tengok Bustaman IV secara lugas merupakan hasil karya dari berbagai komunitas. Mereka bersama warga kampung Bustaman mencoba menerjemahkan ulang kontribusi Bustaman tak hanya dari sosok Ki Bustam tetapi juga keturunannya. Kemampuan dalam menginovasi, mengampanyekan kampung, belajar dari dan membaca
Slot Terbuka untuk Penulis dan Penerbit
Semarang Writers Week menyediakan slot terbuka untuk bedah buku bagi penerbit atau penulis dalam rangkaian Hari HAM di Kota Semarang sepanjang 17-21 November 2021. Ketentuannya sebagai berikut1. Diajukan oleh penulis maupun penerbit2. Tidak mengandung ujaran kebencian dan tidak diskriminasi terhadap kelompok minoritas dan tidak harus tentang isu HAM3. Fiksi dan Non Fiksi bebas4. Penerbit maupun
Perempuan Melawan Stigma
[PEKA KOTA FORUM #51]“PEREMPUAN MELAWAN STIGMA: Peran Perempuan di Kancah Urban” Masyarakat Indonesia pada umumnya masih memiliki pemikiran terbelakang tentang stigma perempuan. Bagaimana perempuan berpikir, bertindak, dan berpakaian masih menjadi isu yang diperdebatkan hingga sekarang. Forum diskusi ini hadir untuk mengupas tuntas tentang stigma perempuan kota dan tentang kebebasan perempuan dalam mengekspresikan dirinya.Diskusi ini akan





