‘Hysteria Pecah Telur ke Eropa’

BUAH TANGAN #17 ‘Hysteria Pecah Telur ke Eropa’ (Heidelberg Project) kelompok visual kontemporer dari Semarang, Kolektif Hysteria pecah telur berangkat ke eropa untuk merealisasikan proyek seninya beberapa bulan lalu. sebagai kota yang tumbuh kembang komunitasnya kembang kempis, akhirnya ada juga kolektif yang eksis hingga ke mancanegara. Proyek ini berawal dari undangan untuk terlibat dalam proyek

Read More...

Musik, Musik, Pameran

SCANNING

Mapping Project Petakota #6 SCANNING 27 Nov s/d 13 Des 2019 Grobak Art Kos Jl. Stonen No. 29, Bendanngisor, Gajahmungkur, Semarang Visual Artist: Ekky Arbayu Wibisono Fendi Kurniawan Gabriel Valentinus Kurator: IpunkNaseh Opening: BUNYI HALAMAN BELAKANG #3 Rabu, 27 Nov 2019 19.30 WIB s/d Selesai Menampilkan: Nova Ruth Audindra Kanina Kurator: Afriyandi Wibisono Merupakan lanjutan

Read More...

Sastra

Muasal Lobang Pertama, Para Penyintas Usia Muda, dan Bahasa Siap Pakai

Muasal Lobang Pertama, Para Penyintas Usia Muda, dan Bahasa Siap Pakai ‘bagaimana jika kita gagal mati muda? ya melanjutkan hidup. tapi hidup yang bagaimana?’ Hal terberat bagi saya dalam project puisi pertama ini adalah upaya mengakui dan membongkar luka. bahwa ada yang tidak baikbaik saja. hal ini sangat berbanding terbalik dengan aktivitas saya di berbagai

Read More...

Kecemasan Manusia Modern dan Hal-Hal yang Tak Selesai

~ Ardy Kresna Crenata ~ Majunya peradaban umat manusia kadung dicirikan oleh transformasi sosiologis dari masyarakat agraris ke masyarakat industri, dari masyarakat komunal yang begitu dekat dengan alam ke masyarakat individual yang begitu berjarak dari alam, dari masyarakat yang masih sangat mengandalkan tubuh untuk melakukan pemaknaan-pemaknaan ke masyarakat yang telah sangat bergantung kepada teknologi dalam

Read More...

Esai, Esai, Esai

Kohesi Sosial dan Perlunya Perubahan Paradigma Global

Adin Hysteria* Bagaimana keteraturan dipelihara dalam kondisi kontestasi lahan dan berbagai kesempatan yang kian sengit? Problem of order telah menjadi perhatian banyak ilmuwan sosial sejak dulu. Kita ingat industrialisasi di Inggris abad 18 membuat banyak orang memikir ulang apa kondisi alami bagi manusia dan masyarakat dan bagaimana disruptivitas terjadi bisa diminimalisir dampak buruknya. Renggangnya kohesifitas

Read More...