Bercerita tentang seorang calon penyanyi dari Bali yang merantau ke Jakarta demi menggapai kesuksesan, “hUSh” akan membawa ke berbagai perspektif tentang kesenjangan sosial yang harus dihadapi perempuan di masyarakat kita. Perantauan si calon musisi di Jakarta ternyata membuatnya menemui berbagai permasalahan, termasuk dari kekasihnya yang sangat ambisius dan tidak tulus mencintainya, dan kita juga akan dibawa menemui perubahan dalam dirinya yang menjadi semakin materialistis dan kehilangan makna persahabatan yang tulus.
“hUSh” merupakan film keempat Djenar Maesa Ayu tetapi sekaligus yang pertama dalam kolaborasinya dengan sutradara Singapura, Kan Lumé. Film yang disajikan dengan pendekatan mockumentary, struktur bercerita film yang seolah nyata ini begitu apik disampaikan melalui kedalaman peran Cinta Ramlan yang juga seorang musisi.
Film hUSh hanya dirilis terbatas di beberapa bioskop alternatif di Indonesia. Beruntung Semarang melalui sine[room] dan Impala.Space dapat menjadi salah satu tempat bagi film ini untuk bertemu dengan penontonnya.
Jangan lewatkan untuk menonton hUSh di Impala.Space pada 10 Februari 2017 dan lalu suarakan kegelisahan-kegelisahanmu bersama kami.
“Speak Your Silence and Make Them Listen!”
#KineKopi #Impala.Space #sineroom #sineroomscreening #infohysteria





