Hysteria – Bok Cinta Project atau Tengok Bustaman 2, merupakan sebuah proyek seni yang diadakan di Kampung Bustaman, Purwodinatan, Semarang Utara. ‘Bok Cinta’ sendiri merupakan idiom yang diciptakan para remaja Bustaman yang tergabung dalam Ikatan Remaja Bustaman (IRB) untuk menamai sebuah tempat tongkrong mereka di salah satu sudut gang mereka yang cukup sempit. Secara fisik,
Festival Kota Masa Depan
Sehubungan dengan ulang tahun Lembaga Hysteria mengadakan Festival Kota Masa Depan. Tema ini dipilih berdasar pembacaan ulang modus berkesenian kami dalam dasawarsa terakhir ini yang mempunyai perhatian pada seni, komunitas, anak muda, dan isu mengenai perkotaan. ‘Kota Masa Depan’ bermula dari gagasan untuk mengajak masyarakat membayangkan masa depan kota sesuai yang mereka inginkan. Dalam banyak
Manajemen Space dan Event
Hysteria – Menurut Ade Darmawan (Direktur Ruang Rupa), terpenting dalam event itu bukan bentuknya, namun gagasannya terlebih dahulu. Maka jauh sebelum bentuk event diputuskan perlu kiranya memeras pikiran untuk menajamkan gagasan terlebih dulu. Workshop manajemen event dan space ini cukup penting mengingat tak banyak space dan event cukup berbobot di Semarang. Masih banyak yang sekedar
Sakit Hati Lahirkan Karya
Hysteria – Sakit hati bukan alasan bagi Robbie Zidnie Ielman. Lihatlah puluhan karnya yang terpampang di ruang pamer Grobak Art Kos, itu semua lahir dari rasa sakit menahun. Dibuka bertepatan pada Hari Valentine, Robbie ingin merayakan rasa sakit dan membebaskannya dalam pameran seni rupa.
Bikin Mediamu Sendiri!
Hysteria – Zine, sebagai media alternatif untuk menyatakan diri secara independen menjadi sangat populer bersamaan menjamurnya sub kultur punk dan ditemukannya mesin foto kopi. Sampai saat ini media ini dirasa masih relevan untuk membangun semangat kemandirian. Hysteria mengundang Ika Vantiani dan bekerjasama dengan Annisa Rizkiana melakukan lokakarya ini. Mengayakan perspektif, Addy ‘Forgotten’ Gembel juga memberikan





