Srawung Kampung Kota

  • 1/3
  • 2/3
  • 3/3
#SrawungKampung-Kota
Kampung, Kota, dan Imaji Perubahan
Surakarta | 2016
 
Latar
Satu dekade lebih, narasi kota-kota di Indonesia mengalami banyak perubahan yang bersifat fundamental, dimana pemicu utamanya adalah bandul kekuasaan yang bergerak dari pusat ke daerah. Nalar desentralisasi serta merta menjadi titik mula gelombang proses, dinamika maupun perubahan yang terjadi dalam beragam dimensi. Ada banyak kebimbangan untuk mencari bentuk dari perubahan yang bersifat transisi maupun tantangan untuk merespon ketimpangan yang ada. Sebab beragam kisah yang hadir sesudahnya adalah gambar tentang kota yang tumbuh dalam ragam kepentingan, dan tak lagi menempatkan negara sebagai orientasi tunggal tapi juga kepentingan-kepentingan politis, modal maupun kombinasi keduanya.
Skema kota yang lahir dalam dekade terakhir adalah perubahan dengan lapis praktek-praktek kekuasaan yang tersebar. Tersebar oleh kemungkinan untuk membangun kebijakan dan kepentingan kota tidak hanya dari nalar negara namun juga membesarnya peluang bagi keterlibatan publik secara lebih luas. Namun publik kota nan luas dan tersebar dikampung-kampung, tetap menjadi potret gelap dari kota yang tumbuh terlalu cepat, dan melaju dalam kepentingan yang semakin tak terjangkau oleh warga. Relasi kampung-kota juga mengalami pergeseran oleh sebab pergerakan kota yang liar, sekaligus kesediaan menahan beban dari skenario kota yang harus tumbuh menjulang ke atas. Setiap ruang dalam kampung-kota menyangga berbagai kebutuhan kota untuk mampu memenuhi indikator perubahan.
 
Agenda
# Memotret dan menghadirkan narasi keseharian kampung dalam beragam dimensi, baik dalam fisik maupun non fisik adalah upaya untuk menempatkan kampung sebagai bagian nan substansial dari kota. Eksistensi kota yang tumbuh dan membentuk sejarah kota-kota modern di nusantara tak bisa dilepaskan begitu saja dari semua penggalan sejarah sosial budaya masyarakat yang membentuk kota dan kini hadir menghuni kampung-kampung perkotaan.
# Kampungnesia adalah anak-anak muda yang mencoba belajar dengan mendokumentasikan kampung-kota sebagai bagian dari proses belajar mengajar dikampus. Semua proses dokumentasi tersebut kami distribusikan dalam beragam bentuk, dengan kepentingan sederhana : kota harus tumbuh dengan bekal pengetahuan warga tentang kota maupun kampung dimana mereka tinggal, tumbuh, bekerja dan berhubungan antar sesama.
# Untuk itu, kami mengundang Anda semua, Pelajar/Pemerharti/Pelaku/Pegiat/Peneliti/Multidisiplin-Pengetahuan untuk menulis dan berbagi semua bentuk pengalaman berada dikampung, menjadi bagian dari kampung maupun mendampingi kampung-kampung kota yang ada di seluruh nusantara

Tinggalkan Balasan