Hysteria – Sudah menjadi komitmen Hysteria untuk memberikan medium pembelajaran bagi para seniman muda di Semarang. Satu di antaranya adalah lokakarya-lokakarya yang diadakan berkala. Pada kesempatan ini Hysteria mengundang Performance Klub Yogyakarta. Kegiatan ini diadakan Agustus 2008. Iwan Wijono, Tim Puk, Rachel Saraswati tampil menjadi mentor dalam kegiatan yang diikuti oleh berbagai kelompok teater di
Semarang Literary Triennale : Sastra Balik Desa
Hysteria – Benarkah tanggung jawab menjadi sastrawan , penyair lebih-lebih kaitannya dengan dunia kesusastraan menjadi semata-mata tugas individu? Benarkah para ‘calon’ sastrawan atau penyair harus mengurus dirinya sendiri berikut karyanya tanpa peduli pada konteks kultural apa ia tumbuh dan sistem apa yang melingkupinya? Pertanyaan-pertanyaan di ataslah yang mendominasi dalam berbagai diskusi yang digelar pada event
Grobak Art
Gabungan Komunitas Seni Prihatin Ruang Publik Kesenian dalam beberapa kasus dianggap sebagai ekspresi puitik yang luhur, murni, sejati dan sangat serius. Karena asumsi-asumsi di ataslah terkadang masyarakat awam menilai kesenian sebagai wilayah yang terpisah realitas sehari-hari yang serba cepat dan instan. Praduga tersebut menurut beberapa pihak terkesan menghukumi dan berat sebelah, dan kesenian akhirnya malah



