Hysteria – Sebuah pameran tidak selalu harus disajikan secara linear. Nirkonsep misalnya yang mengusung pameran foto di GAK (Grobak A[r]-t Kos) Jl. Stonen 29 Sampangan 21 mei lalu. Ada sekitar 19 karya yang ditampilkan dalam pameran itu. Semua karya didisplay di langit-langit rumah. Jadi bisa dipastikan para pengunjung akan mendongak ke atas untuk menikmati citraan visual.
Pameran Fotografi Prisma
Hysteria – Saat mendapat tawaran untuk memfasilitasi acara ini, kami Hysteria sangat bersyukur bahwa ini sebagai tanda bahwa keberadaan kami diakui. Otong sebagai ketua PRISMA, salah satu UKM photograpy UNDIP, mengajak Hysteria untuk menjadi partner dalam pelaksanaan pameran yang dilaksanakan pada tanggal 19-22 Desember 2009. Kami menyetujui kesepakatan tersebut dengan membuat surat perjanjian untuk menjelaskan
Stonen Mini Fest
Stonen Mini Fest 2009, Masih adakah alternatif? Hysteria – Di tengah maraknya acara televisi, pementasan musik, perhelatan seni rupa dan lain sebagainya yang cenderung dikuasai penyeragaman dalam tema bahkan bentuk selalu saja ada orang atau kelompok yang mempunyai selera berbeda. Individu, kelompok, atau komunitas ini meskipun kecil tentu saja masih mempunyai penggemar dan pengikut setia.
Mengasah Keterampilan Teknis
Hysteria – Membekali keterampilan teknis juga dirasa hal yang penting dilakukan. Dokumentasi ini menunjukkan aktivitas Hysteria memberikan pelatihan teknis cetak sablon (2009) bersama Komunitas Tanam Untuk Kehidupan, Salatiga, dan cetak kayu (2011) bersama Taring Padi, Yogyakarta.
Konsoemsi Atoe Mati!
Hysteria – Sebuah tabik yang provokatif telah dilabelkan dengan gila-gilaan oleh komunitas hysteria sebagai penggagas acara Festival Kesenian Semarang, dengan mengambil semangat jargon merdeka atau mati diplesetkan dengan ancaman serius, konsoemsi ataoe mati! Jelas bahwa hal ini tidak lahir dari rahim yang remeh. Sebuah pembacaan besar tentang kehidupan seni budaya di Semarang. Pembacaan anak-anak muda





