Bikin Artwork Jadi Merch

Merchandise, sebagai kelompok barang identitas, dewasa ingin sangat digandrunge dan kolektibel. Tidak sedikit juga individu maupun kelompok tertentu menggunakan merchandise sebagai medium untuk menyampaikan gagasan. Selain biaya dan akses produksi yang lebih murah dan mudah, aspek fungsionalnya menjadi daya tarik sendiri untuk di(re)produksi.

Etos DIY (Do It’s Yourself – Lakukan Sendiri) memungkin siapapun untuk dapat memproduksi merchandise sesuai apa yang diinginkan dengan memaksimalkan kemampuan diri maupun kelompok. Dalam ranah politik identitas anak muda dan budaya populer, merchandise yang diproduksi sendiri dan kemudian dikenakan, akan merepresentasikan simbol, citra diri yang unik dan hal-hal yang sangat personal.

Divisi Art.Labs – Kolektif Hysteria menginisiasi lokakarya ‘Pengaplikasian Artwork kedalam Merchandise
Menggunakan Teknik Cetak Sablon’ untuk memfasilitasi teman-teman yang ingin belajar bagaimana mengolah gambar menjadi sebuah merchandise menggunakan teknik cetak sablon yang bisa diterapkan untuk kaos, totebag, stiker, poster atau pernak-pernak lainnya. Menghadirkan dua orang praktisi cetak sablon yang biasa memproduksi merchandise musik/band lokal Semarang, Novelino Adam dan Fajar Isharyadi.

Lokakarya ini akan dilangsungkan secara tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku pada Jumat, 2 Oktober 2020. Gratis dan perserta terbatas hanya untuk 8 orang. Untuk pendaftaran silahkan menghubungi Pupung (085875109109).

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan 16th Hysteria Tetap Membasuh. Jika mendukung upaya Hysteria mewujudkan ekosistem seni dan kreativitas yang sehat dan menyejahterakan silakan kontak kami.

Tinggalkan Balasan