Hysteria – Benarkah tanggung jawab menjadi sastrawan , penyair lebih-lebih kaitannya dengan dunia kesusastraan menjadi semata-mata tugas individu? Benarkah para ‘calon’ sastrawan atau penyair harus mengurus dirinya sendiri berikut karyanya tanpa peduli pada konteks kultural apa ia tumbuh dan sistem apa yang melingkupinya? Pertanyaan-pertanyaan di ataslah yang mendominasi dalam berbagai diskusi yang digelar pada event
Grobak Art
Gabungan Komunitas Seni Prihatin Ruang Publik Kesenian dalam beberapa kasus dianggap sebagai ekspresi puitik yang luhur, murni, sejati dan sangat serius. Karena asumsi-asumsi di ataslah terkadang masyarakat awam menilai kesenian sebagai wilayah yang terpisah realitas sehari-hari yang serba cepat dan instan. Praduga tersebut menurut beberapa pihak terkesan menghukumi dan berat sebelah, dan kesenian akhirnya malah


