Sehubungan dengan ulang tahun Lembaga Hysteria mengadakan Festival Kota Masa Depan. Tema ini dipilih berdasar pembacaan ulang modus berkesenian kami dalam dasawarsa terakhir ini yang mempunyai perhatian pada seni, komunitas, anak muda, dan isu mengenai perkotaan. ‘Kota Masa Depan’ bermula dari gagasan untuk mengajak masyarakat membayangkan masa depan kota sesuai yang mereka inginkan. Dalam banyak
Sewindu Hysteria “Ngumpulke 28 Balung Pisah”
Hysteria – Kesenian tidak hanya sekedar acara pesta, tidak hanya merayakan yang intuitif, kesenian dalam beberapa hal adalah sebentuk keyakinan, ideology, dan cinta. Tanpa itu semua tentu tidak mudah melewati hari demi hari hingga tidak terasa Hysteria,sebuah lembaga seni yang bergerak di bidang pemberdayaan anak muda berbasis komunitas, memasuki usia yang ke delapan atau sewindu.
Semarang Literary Triennale 2: Temu Penyair Muda
Legacy Sastra; Etika dan Estetika Cukup banyak catatan penting tentang peristiwa kesusastraan yang belakangan terjadi di Semarang Jawa tengah khususnya, catat saja polemik generasi tua-muda, system yang diwarisi, persoalan etika, estetika, pergolakan arus isu yang rasanya sudah tak berjarak lagi untuk diketahui oleh siapa saja, kalangan apa saja, estetika sastra yang muaranya semakin lebar, banyak
Stonen Mini Fest
Stonen Mini Fest 2009, Masih adakah alternatif? Hysteria – Di tengah maraknya acara televisi, pementasan musik, perhelatan seni rupa dan lain sebagainya yang cenderung dikuasai penyeragaman dalam tema bahkan bentuk selalu saja ada orang atau kelompok yang mempunyai selera berbeda. Individu, kelompok, atau komunitas ini meskipun kecil tentu saja masih mempunyai penggemar dan pengikut setia.
Konsoemsi Atoe Mati!
Hysteria – Sebuah tabik yang provokatif telah dilabelkan dengan gila-gilaan oleh komunitas hysteria sebagai penggagas acara Festival Kesenian Semarang, dengan mengambil semangat jargon merdeka atau mati diplesetkan dengan ancaman serius, konsoemsi ataoe mati! Jelas bahwa hal ini tidak lahir dari rahim yang remeh. Sebuah pembacaan besar tentang kehidupan seni budaya di Semarang. Pembacaan anak-anak muda





