buahtangan #38 “bagaimana kita akan mengenang, budaya memorialisasi di Indonesia dan Jerman” Memorialisasi adalah cara kita sebagai masyarakat untuk bersama-sama mengenang dan menghormati korban kejahatan kemanusiaan yang terjadi di masa lalu. Memorialisasi dapat berupa berupa berbagai hal, dari yang berbentuk fisik, hingga yang intangible—mulai dari tugu, museum, hingga acara peringatan atau pengetahuan publik—yang semuanya
Semarang Writers Week IV : Memandang Literasi Kota Semarang
Sebuah Kota dibangun tidak hanya dengan infrastruktur fisik saja. Adanya perpustakaan, komunitas memberikan gambaran bahwa tolak ukur berkembangnya aktivitas literasi bukan hanya dari segi fasilitas dan infrastruktur saja. Tetapi, juga pada sumber daya manusianya. Pada era digital ketika informasi sangat mudah diakses, apabila tidak didasari dengan kemampuan literasi yang baik, hal ini mudah memicu
Ruang Kolektif
Ruang kolektif hadir dalam ragam rupa dengan satu tujuan yang sama: menjadi tempat bagi semua yang ingin berkarya.Palmerah, Yuk! kembali dengan gelar wicara yang akan membahas kisah Ali Akbar, Andi Abdulqodir, Adin, dan Abi Sutanrai Abdilah, yang dengan perannya masing-masing, terus memperjuangkan gerakannya membentuk wadah untuk sesama.Bagaimana mereka meneruskan gerakan ini hingga menjadi harapan
Peran Orang Tionghoa dalam Medan Kebudayaan Semarang
Dengan bahagia, kami mengundang teman-teman untuk menghadiri – Rilis Liputan Khusus Hysteria Magazine Edisi 103 ✨✨✨ Kali ini, kami mengangkat peranan Tionghoa dalam kebudayaan Semarang. Kontribusi mereka tidak bisa dianggap remeh, seperti terlihat dari sosok Ari, pengusaha reklame yang sering mendukung kegiatan seni di kota ini. Selain itu, ada Handoko, pengusaha barang antik yang
Kolektivisme
Medioker menuju Kolektivisme & Api yang (Kadang-Kadang) Terus Menyala adalah buku terbaru dari Kolektif Hysteria. Buku ini mengisahkan perjalanan kami sebagai kolektif, merangkum berbagai aktivitas kreatif yang telah kami lakukan, serta cerita-cerita inspiratif dari rekan-rekan kami yang serupa di berbagai kota. Besok, kami akan mengadakan diskusi untuk membahas buku ini bersama @markengkong @wanfadel @nia_dwiwahyukurniawati





