Imajinasi Adalah Energi

  • 1/8
  • 2/8
  • 3/8
  • 4/8
  • 5/8
  • 6/8
  • 7/8
  • 8/8

Hysteria – Event yang baik menurut saya adalah event yang tidak membutuhkan banyak orang untuk menjalankannya tetapi kualitas dan kuantitasnya tetap bisa dipertanggungjawabkan (tingkat ke-keren-annya). Seperti Pameran seni bertajuk “Imajinasi adalah Energi” ini, setau saya cuma ada 2 atau 3 orang yang menjadi tulang punggung acara ini. Dari persiapan, pengumpulan karya, pengolahan karya, lay-out/setting tempat dan lain-lain dikerjakan dengan mengandalkan kata : “Semangat”. Pesan Moral : kalau dengan satu atau dua orang saja kalian sudah bisa dan mampu bikin event atau acara, ngapain musti nunggu-nunggu biar nambah temen? So bribet guys, langsung sikat aja!

Seperti biasa, acara-acara yang berbau seni di Semarang selalu menggaet temen-temen dari organisasi seni Hysteria untuk bekerjasama dalam hal penyediaan tempat, Grobak Art Kos, Jl. Stonen no.29 Semarang, lagi-lagi menjadi solusi yang jitu buat temen-temen yang selama ini terkendala dalam hal sewa/penyediaan tempat. Terima kasih Hysteria!

Oke saya paste profil singkat kolektif ini : Universum Collective adalah wadah kreatifitas independent yang bergerak dan mencoba menampung letupan ide, gagasan, kebebasan berekspresi dan apresiasi seni dalam bentuk keberagaman karya. Para pelaku seni dari Universum Collective memiliki perspektif dan interpretasi masing-masing dalam berkarya. Kondisi inilah yang nantinya akan menciptakan ruang diskusi sebagai sarana edukasi baik bagi sesama pelaku seni maupun penikmat seni. Dan keberagaman ini tentunya akan dipelihara dan dikembangkan sebagai wujud apresiasi melalui karya-karya yang akan dipamerkan. Yang melandasi tema “Imajinasi Adalah Energi” adalah bahwa karya seni itu terbentuk dari imajinasi para pelaku seni, sehingga akan menghasilkan suatu energi yang apabila diolah terus menerus akan menghasilkan karya seni yang luar biasa. Dan akan menciptakan suatu bahasa personal dengan tujuan sebagai sarana komunikasi antara pelaku seni dengan penikmat seni itu sendiri.

Acara ini dimulai pada hari Jumat, 20 Mei 2011, yang diikuti dengan penampilan teater Tjerobong Paberik Bandung (yang konon katanya keren, maaf saya ga bisa dateng di 2 hari awal. Baru pada hari terakhir, menjelang closing, saya baru bisa mampir ke sana. Acara hari ketiga diisi oleh acara musik akustik, lucu juga ya? Acara seni rupa di-mix dengan seni teater, dan seni musik yang tentu saja sudah berbeda haluan. Banyak banget karya-karya yang dipamerkan di “Imajinasi adalah Energi” (dari seniman-seniman Semarang, Bandung, Jogjakarta, dll). Dari mulai seni kolase (dadaisme), seni lukis (surrealisme, realisme, ekspresionisme), Komik, artwork, fotografi, dan beberapa seni kontemporer (pop art). Keren !! Pesen saya sih, mudah-mudahan acara semacam ini bisa rutin diadakan dan lebih tertema, (misal pameran “A” – tema pendidikan). Over all, angkat topi buat Riska, Anis, Vivid, dan Purna atas jerih payah dan kontribusinya terhadap seniman-seniman muda lokal kita, salute !! [Agung For Tomorrow]

Tambahan: para seniman yang berpartisipasi dalam pameran ini antara lain: Fifi Bagus, Polo Triuns, M. Sudiatmo, Surya Cahyono, Alexsandro, Altoboli, Widhika Adikara, Indra Arista, Alifian. F. H, Galih Pratama, Saputra Made Kusmiran, M. Taufiq, Danang, Bayu Pradana, Huzam Ghonim, Iyan Rohyana, Caca Koboi, Frieda Amalia, Adin, Yuswinardi, Purna Cipta Nugraha, Christanto Dermawan, Putra Wulung, Agung For Tomorrow, Dead RA, Nika V Ardiani, Annisa Rizkiana, Langit, Gibbon, Anonymus, dan Satria Yanuar Rahman

Tinggalkan Balasan