Hysteria – Kegiatan ini merupakan kopi darat para komikus independen Semarang. Dikoordinatori Agung Scream Of Oi, kegiatan workshop berjalan lancar dan diselenggarakan pula pameran komik teman teman dari Semarang.
Semarang Literary Triennale 2: Temu Penyair Muda
Legacy Sastra; Etika dan Estetika Cukup banyak catatan penting tentang peristiwa kesusastraan yang belakangan terjadi di Semarang Jawa tengah khususnya, catat saja polemik generasi tua-muda, system yang diwarisi, persoalan etika, estetika, pergolakan arus isu yang rasanya sudah tak berjarak lagi untuk diketahui oleh siapa saja, kalangan apa saja, estetika sastra yang muaranya semakin lebar, banyak
Imajinasi Adalah Energi
Hysteria – Event yang baik menurut saya adalah event yang tidak membutuhkan banyak orang untuk menjalankannya tetapi kualitas dan kuantitasnya tetap bisa dipertanggungjawabkan (tingkat ke-keren-annya). Seperti Pameran seni bertajuk “Imajinasi adalah Energi” ini, setau saya cuma ada 2 atau 3 orang yang menjadi tulang punggung acara ini. Dari persiapan, pengumpulan karya, pengolahan karya, lay-out/setting tempat
Organisir Diri Senjatamu
Hysteria – Tak hanya membekali diri dengan semangat, kemampuan mengorganisir diri sendiri dan massa adalah upaya advokasi yang hingga hari ini masih efektif. Beberapa narasumber yang pernah diundang dalam lokakarya organisis massa yakni Reggi Kayon Munggaran (eks LBH Bandung), Addy ‘Forgotten’ Gembel, Karman (eks LBH Semarang, Humas Unisbank), Erwin Kristianto (eks LBH Semarang).
Apa yang tersisa dari Roemah Goegah
Hysteria – Pada awalnya adalah ketertarikan. Yak ketertarikan inilah yang membuat Hysteria memilih Attak untuk dibuatkan acara di Grobak A(r)t Kos pada 27 April – 08 Mei 2011. Ketertarikan ini dipicu bukan karena Attak dengan Roemah Goegahnya sangat ‘Punk’. Tetapi lebih kepada apa yang dijalankan Attak secara sadar, penuh resiko, dan konsistensi yang menahun. Bahwa





